Sifat Buruk

Bagiku karakter terburuk yang tidak bisa kutolerir ada 2, yaitu karakter tidak mau belajar dan karakter jahat. Mungkin tidak tepat jika dikatakan sebagai karakter, namun bagiku dua sifat dasar tersebut merupakan sifat yang amat sangat fatal akibatnya.

Jika kudapati seseorang yang bersalah kepadaku memiliki salah satu dari sifat tersebut, aku tidak akan pernah mentolerir apa yang dia lakukan.

Berikut akan kujelaskan kenapa aku sangat tidak menyukai kedua sifat dasar itu.

Bagiku tidak ada orang pintar dan bodoh di dunia ini. Yang ada hanyalah tahu atau tidak tahu serta lebih cepat atau lebih lambat. Kita seringkali berusaha mengukur kecerdasan kita dengan angka IQ. Sesungguhnya IQ tidak menggambarkan seberapa pintar kita, tapi seberapa nalar kita memproses data yang ada. Jadi dengan ketidakmauan untuk belajar berarti orang tersebut menutup dirinya dari perkembangan dan menunjukkan sikap tidak mau tahu. Orang-orang seperti inilah yang pada akhirnya akan menjadi beban bagi orang lain. Mereka akan menjadikan benalu di dalam masyarakat.

Sifat jahat yang memang pada dasarnya dimiliki seseorang akan susah sekali untuk diubah. itu pun harus ada kemauan dari si pribadi. Aku sendiri percaya bahwa setiap orang pada dasarnya adalah orang yang baik. namun, jika kutemukan ada yang memang pada dasarnya sudah jahat, aku tidak akan pernah bisa mentoleransi apapun yang dia perbuat.

kedua sifat ini pun yang selalu kuhindari. Salah satu hal yang paling sulit adalah berusaha untuk menerima kritikan. Kritikan tentu saja berguna untuk membangun. Tapi bagaimana jika yang memberi kritikan adalah orang tidak memiliki kualifikasi untuk memberi nasihat? padahal apa yang disampaikannya itu benar adanya. Hal-hal kecil seperti ini yang harus terus dilatih. Mendengarlah jika memang baik untuk didengar. Biarkanlah jika memang tidak baik untuk didengar.

Sebagai manusia jika kita tidak belajar, apalah arti hidup ini. apakah kita akan bahagia dengan kejahatan yang sia-sia di dunia? dengan konsekuensi akhirnya adalah hukuman? tentunya sia-sia.

Marilah kita hindari kedua sifat tersebut. Melangkah maju dengan keberanian dan sikap mau terus belajar! serta hati tulus dan tidak neko-neko! hohohoho…. ^-^

Advertisement
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.